vi /etc/resolv.conf
setelah isi file tersebut terbuka.. kita isikan dengan
search isp.com
nameserver 8.8.8.8
nameserver 202.134.0.155
setelah itu selamat berinteraksi dengan dunia internet
Semarang kaline banjir...........
Urip Susah rak usah Dipikir..........
Hidup ini tak akan bisa penuh arti tanpa mereka, keluargaku entah dimanapun berada selalu ada dalam hatiku yang paling dalam. Semoga aku dapat menjadi anak yang shaleh dan dapat membahagiakan mereka semua... Amin....
Terkadang hidup kita tidak dapat sesuai dengan jalan keinginan.... Itulah kenyataan, entah engkau menginginkannya atau tidak, itulah hidupmu. Terus jalani, hingga kau capai esok yang cerah
Ini adalah keluarga saya di bandung, sudah banyak asam, manias pahit terlewati... Berkat merekalah, hari-hariku di Bandung selama menempuh studi di IT Telkom terasa lebih berwarna.. Semoga kelak kita dapat berjumpa di panggung yang lebih besar kawan... ^_^
Ini keluarga saya lagi di bandung, sudah banyak asam, manias pahit terlewati... Berkat merekalah, hari-hariku di Bandung selama menempuh studi di IT Telkom terasa lebih berwarna.. Semoga kelak kita dapat berjumpa di panggung yang lebih besar kawan-kawan... :D
Tersenyumlah pada dunia, kapanpun dan dimanapun. Tanpa senyummu, hidup ini tak akan sempurna kawan...
vi /etc/resolv.conf
search isp.com
nameserver 8.8.8.8
nameserver 202.134.0.155
ifconfig eth0 192.168.1.201/24Interface eth0 akan tersetting IP Addressnya menjadi 192.168.1.201 dengan netmask 255.255.255.0
vi /etc/sysconfig/network-script/ifcfg-eth0Setelah kita tekan enter, akan muncul usu dari file "ifcfg-eth0".
DEVICE="eth0"
BOOTPROTO="static"
IPADDR="192.168.1.201"
NETMASK="255.255.255.0"
ONBOOT="yes"
/dev/ad1s1e /hd2 ufs rw 1 1
agar pada booting berikutnya FreeBSD Anda bisa mengenali penambahan hard disk baru ini dan kita tinggal menggunakannya di /hd2
labjar# route add default gw 192.168.1.1
Dengan demikain mesin kita telah mengarah ke 192.168.1.1. Untuk menghapusnya kita ganti perintah add dengan del Untuk melihat tabel routing yang ada pada mesin, dengan perintah netstat -nr, berikut tabel routing pada mesin saya :
labjar# netstat -nr
Routing tables
Internet:
Destination Gateway Flags Refs Use Netif Expire
default 192.168.1.1 UGS 0 6317689 sis0
10.1.9.0/27 link#2 UC 0 0 rl0
10.1.9.1 00:19:21:42:c4:56 UHLW 1 21743 rl0 238
10.1.9.2 00:19:21:4e:67:7d UHLW 1 31164 rl0 1055
10.1.9.4 00:1e:90:7d:6b:05 UHLW 1 26 rl0 292
10.1.9.6 00:1e:90:79:a7:8b UHLW 1 42012 rl0 459
10.1.9.13 00:13:02:43:5c:86 UHLW 1 5935 rl0 994
10.1.9.14 00:1f:3a:0b:e4:62 UHLW 1 447 rl0 800
10.1.9.27 00:14:85:fa:c2:97 UHLW 1 1309 rl0 1071
10.1.9.30 00:1c:f0:bb:39:ba UHLW 1 106 lo0
10.10.10.0/24 192.168.1.8 UGS 0 0 sis0
127.0.0.1 127.0.0.1 UH 0 1507 lo0
192.168.1.0/28 link#1 UC 0 0 sis0
192.168.1.1 00:1c:f0:bb:18:fe UHLW 2 20 sis0 1198
192.168.1.2 00:14:85:fa:c2:ba UHLW 1 10 lo0
192.168.1.3 00:15:58:ae:b3:c9 UHLW 1 1532 sis0 1193
Internet6:
Destination Gateway Flags Netif Expire
::1 ::1 UHL lo0
fe80::%lo0/64 fe80::1%lo0 U lo0
fe80::1%lo0 link#4 UHL lo0
ff01:4::/32 fe80::1%lo0 UC lo0
ff02::%lo0/32 fe80::1%lo0 UC lo0
labjar#
Untuk default gateway kita bisa menambahkannya pada rc.conf. Kita tambahkan baris defaultrouter=”192.168.1.1″ dengan demikian kita tidak perlu mensetting gateway pada saat komputer restart.
Bagaimana untuk menambah multi route pada mesin kita, sama seperti halnya kita memberikan default gateway tadi tapi dengan memberikan opsi tambahan. Misal kita ingin menambahkan route untuk network 10.10.10.0/24 dengan gateway 192.168.1.3. Secara umum perintah yang di perlukan adalah route add -net [ip] -gateway [gtway] :
labjar# route add -net 10.10.10.0/24 -gateway 192.168.1.8
Dengan demikian maka jika pada network local kita ingin meminta request ke network 10.10.10.0/24 maka akan diarahkan ke gateway 192.168.1.8. Ini biasanya dipake untuk menguhubungkan antara lab satu dengan lab yang lainnya, dimana tiap lab memilki network yang berbeda.
Agar pada waktu direstart rule2 tadi tidak menghilang, kita tulis saja rule tadi pada rc.local
Dikutip dari tulisan mas Danphi
(Berhubung saya masih newbie.. jadi kbnyakan tulisan disini adalah kutipan.... dan sebagai rasa hormat saya, tiap kutipan akan selalu saya cantumkan nama pemiliknya)
Sebelum kita menyeting ip, mari kita ketik dahulu ipconfig pada konsol, maka disitu akan keluar list dari lan card yang ada pada komputer kita. Berikut ifconfig pada komputer saya :
labjar# ifconfig
em0: flags=8843
options=8
ether 00:14:85:fa:c2:ba
inet 192.168.1.2 netmask 0xfffffff0 broadcast 192.168.1.15
media: Ethernet autoselect (100baseTX
status: active
rl0: flags=8843
options=8
ether 00:1c:f0:bb:39:ba
inet 10.1.9.30 netmask 0xffffffe0 broadcast 10.1.9.31
media: Ethernet autoselect (100baseTX
status: active
plip0: flags=108810
lo0: flags=8049
inet6 fe80::1%lo0 prefixlen 64 scopeid 0×4
inet6 ::1 prefixlen 128
inet 127.0.0.1 netmask 0xff000000
labjar#
Tidak seperti pada linux, dimana ethernet dikenali dengan eth0, eth1, dst. Kalo di freeBSD dikenal berdasarkan vendornya, pada komputer saya diatas menggunakan em0 (menggunakan sis) dan rl0 (Dlink), Kalo lancard dlink lebih dari satu maka akan dikenali sebagai rl0, rl1 , dst. Untuk mensetting IP pada sis0 kita gunakan sintak : ifconfig [interface] inet [ip] netmask [ntmask], contoh:
labjar# ifconfig em0 inet 192.168.1.2 netmask 255.255.255.240
Dengan perintah diatas maka interface sis0 telah mendapat ip. Untuk memberi IP dhcp kita gunakan perintah /sbin/dhclient [interface]
labjar# /sbin/dhclient em0
Untuk memberikan IP alias kita hanya perlu manambahi opsi -alias pada belakang perintah tersebut.
labjar# ifconfig em0 inet 202.134.0.155 netmask 255.255.255.248 -alias
Jika menggunakan perintah diatas, jika sebuah komputer di restart maka ip yang telah kita setting tadi akan menghilang. Maka dari itu ada cara kedua untuk menyeting ip yaitu kita edit file /etc/rc.conf, yaitu dengan menambah opsi ifconfig_em0=”inet 192.168.1.2 netmask 255.255.255.248″ , untuk setting dhcp kita gunakan ifconfig_em0=”dhcp” , untuk memberikan ip alias gunakan perintah ifconfig_em0= “inet 202.130.210.196 netmask 255.255.255.248 -alias”.
labjar# ee /etc/rc.conf
^[ (escape) menu ^y search prompt ^k delete line ^p prev li ^g prev page
^o ascii code ^x search ^l undelete line ^n next li ^v next page
^u end of file ^a begin of line ^w delete word ^b back 1 char
^t begin of file ^e end of line ^r restore word ^f forward 1 char
^c command ^d delete char ^j undelete char ^z next word
L: 1 C: 1 =====================================================================
# — sysinstall generated deltas — # Mon Jun 16 17:50:01 2008
# Created: Mon Jun 16 17:50:01 2008
# Enable network daemons for user convenience.
# Please make all changes to this file, not to /etc/defaults/rc.conf.
# This file now contains just the overrides from /etc/defaults/rc.conf.
defaultrouter=”192.168.1.1″
inetd_enable=”YES”
gateway_enable=”YES”
hostname=”labjar.net”
ifconfig_rl0=”inet 10.1.9.30 netmask 255.255.255.224″
ifconfig_em0=”inet 192.168.1.2 netmask 255.255.255.240″
keymap=”us.iso”
linux_enable=”YES”
sshd_enable=”YES”
Setelah kita mensetting lalu kita save dengan menekan esc satu kali lalu tekan a.
Dikutip dari tutorial mas Danphi
(Terimakasih mas Danphi atas tutorialnya.... saya sangat terinpirasi dan terbantu)